Cara Budidaya Ikan Manfish
Cara Budidaya Ikan Manfish – Manfish termasuk ikan hias yang mudah dikembangbiakan karena cukup sering bertelur. Secara umum budidaya manfish tidak membutuhkan lahan yang luas, bahkan dapat dilakukan dalam aquarium atau paso dari tanah, sehingga tidak membutuhkan investasi besar untuk budidayanya.
Kerumitan budidaya manfish terutama ketika masih berasa pada fase larva, karena membutuhkan ketelitian terutama masalah kualitas air dan pemberian pakan yang tepat. Karena hal tersebut tak jarang banyak pembudidaya ikan yang gagal pada fase larva. Namun hal tersebut bukanlah masalah yang begitu besar asalkan kita dapat mengontrol kualias air pada akuarium wadah pemeliharaan larva ikan manfish.
Persiapan Wadah Pemijahan
Wadah untuk pemijahan ikan manfish berupa akuarium berukuran P.80XL.40xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Persiapan wadah memerlukan peralatan yaitu busa untuk menyikat dinding dan selang air.
Cara kerjanya: Aquarium dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunaan busa. Kemudian dibilas dan ditiriskan Setelah dibersihkan aquarium diisi air hingga ketinggian 30 cm. Kemudian diendapkan selama 1 hari (24 jam).
Seleksi Induk
Induk Jantan
1. Ukuran relatif lebih besar dari induk betina
2. Dilihat dari atas perut pipih atau ramping
3. Bentuk kepala agak besar
4. Antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung
Induk Betina
1. Ukuran relatif lebih kecil dari induk jantan
2. Dilihat dari atas perut besar atau menonjol
3. Kepala lebih kecil
4. Antara mulut ke sirip punggung garis lurus
Pemijahan
Sebelum melakukan pemijahan ikan manfish, perlu dilakukan persiapan wadah dan seleksi induk yaitu sebagai berikut :
1. Siapkan akuarium yang berukuran P.80xL.40xT.40 cm, kemudian bersihkan akuarium sampai bersih
2. Isi akuarium dengan ketinggian air 30 cm dan diberi aerasi. Endapkan air selama 1 hari (24 jam).
3. Setelah itu masukan substrat berupa pralon ke dalam akuarium yang telah dipersiapkan sebelumnya
4. Seleksi induk
Induk yang siap pijah harus memenihi syarat sebagai berikut :pemijahan indukan manfish
Induk berumur 7 bulan
Selalu iring-iringan
Perut induk manfish betina membesar.
Genital betina terlihat menonjol.
Induk manfish akan dipijahkan di akuarium dengan perbandingan 1:1. Sepasang induk manfish dimasukan didalam akuarium dengan ukuran P.80xL.40xT.40 cm dengan tinggi air 30 cm dan di beri substrat berupa pralon. Kegunaan pralon adalah untuk menempelkan telur-telur manfish. Sepasang manfish yang akan bertelur akan berenang mengelilingi tempat pemijahan. Induk betina dan jantan saling bekerja sama untuk membersihkan permukaan pralon, setelah bersih jantan akan mendampingi betina berenang dan akhirnya betina menempelkan telur-telur secara beraturan di tempat penempel telur (pralon). Setelah betina sudah menaruh telurnya, induk jantan pun berenang ke atas ke bawah secara bergantian untuk menyemprotkan sperma ke telur yang telah induk betina keluarkan. Proses itu pun dilakukan berulang kali hingga telur terbuahi.
Pemeliharaan Larva
Setelah induk manfish bertelur segera pisahkan induk dengan telurnya karena jika tidak langsung dipisahkan induk manfish akan menelan lagi telur-telurnya. Pada akuarium pemeliharaan larva diberi Methylene Blue agar telur tidak terserang jamur dan diisi air 7-10 cm. Pemberian MB diberikan sampai benih berumur 14 hari.
Telur manfish akan menetas selama 2-3 hari. Setelah menetas larva tidak diberi makan karena di tubuh larva masih tersisa cadangan makanan. Larva maanvis akan berenang saat berumur 4-5 hari. Saat larva manfish sudah dapat berenang, berarti cadangan makanan pun sudah habis.
Larva manfish dapat di beri makan saat larva manfish mulai berenang. Pakan yang diberi merupakan pakan alami berupa artemia ataupun kutu air. Larva di beri pakan kultur artemia ataupun kutu air sampai larva berumur 3 minggu. Setelah larva berumur lebih dari 3 minggu larva sudah dapat diberi pakan cacing sutra.
Cara pembuatan kultur artemia adalah sebagai berikut:
Alat dan Bahan:
Ember
Selang aerasi
Garam
Bibit artemia
Cara Kerja:
Siapkan ember berisi air sebanyak 2 liter dan diberi aerasi.
Masukan garam kurang lebih 5 sendok makan.
Setelah garam larut masukan bibit artemia sebanyak 2 sendok/ember air.
Lalu Masukan Selang aerasi kedalam ember.
Bibit artemia akan menetas setelah 24 jam.
Pendederan
Pendederan manfish dilakukan saat berusia 3 minggu. Yang dilakukan pertama-tama adalah siapkan akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 25-30 cm terlebih dahulu untuk memindahkan benih manfish yang akan didederkan.
Kemudian akuarium diisi air yang sudah diendapkan 1 hari (24 jam). Pindahkan benih manfish ke akuarium lain yang sudah disiapkan sebelumnya, tetapi saat menaruh benih ikan manfish ke dalam akuarium harus disortir terlebih dahulu agar ukuran seragam. Pakan yang diberikan untuk benih maanvis adalah cacing sutra
Pembesaran
Pembesaran manfish dilakukan di akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 30-35 cm. Benih yang berumur 1 bulan dimasukkan dalam akuarium dengan kapasitas 250 ekor dan diberi aerasi sedang. Benih yang berumur 1 bulan diberi pakan cacing sutra.
Pergantian air pada saat pembesaran setiap 3 hari sekali secara rutin. Pembesaran tersebut dilakukan selama 2 minggu. Setelah 2 minggu, saat umur benih 1,5 bulan. Benih dipindahkan di akuarium yang berbeda. Akuarium tersebut berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm.
Berikut adalah Sampling Benih ikan manfish:
Berikut adalah alat dan data sampling pada proses pembesaran manfish sejak umur 1 bulan hingga 3,5 bulan, terdiri dari timbangan digital dan mistar dan hasil sampling pertumbuhan benih manfish:
Manajemen Pemberian Pakan
Manfish diberi makan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Pada pagi hari pakan diberikan sekitar pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00. Pakan yang di berikan adalah sebagai berikut:cacing sutra
1. Larva manfish yang berumur 10 hari diberi pakan artemia sebanyak 60 ml/akuarium.
2. Larva manfish yang berumur 2 minggu di beri pakan artemia sebanyak 120 ml/akuarium.
3. Larva manfish yang berumur 1 bulan pakan cacing sutra 6 gram.
4. Induk manfish manfish manfish diberi pakan cacing sutra 10 gram.
5. Pasangan induk manfish yang sedang memijah di beri pakan jentik nyamuk agar cepat matang kelamin.
Pengelolan Kualitas Air
Beberapa hal yang diperhatikan dalam pengelolaan kualitas air untuk keberlangsungan hidup maanvis adalah sebagai berikut :
1. Persiapan air yang sudah diendapkan selama 24 jam di aquarium.
2. Penyiponan kotoran ikan setiap pagi dan sore hari untuk menghindari amoniak yang berlebihan
3. Pergantian air setiap 3 hari sekali secara rutin.
Kerumitan budidaya manfish terutama ketika masih berasa pada fase larva, karena membutuhkan ketelitian terutama masalah kualitas air dan pemberian pakan yang tepat. Karena hal tersebut tak jarang banyak pembudidaya ikan yang gagal pada fase larva. Namun hal tersebut bukanlah masalah yang begitu besar asalkan kita dapat mengontrol kualias air pada akuarium wadah pemeliharaan larva ikan manfish.
Persiapan Wadah Pemijahan
Wadah untuk pemijahan ikan manfish berupa akuarium berukuran P.80XL.40xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm. Persiapan wadah memerlukan peralatan yaitu busa untuk menyikat dinding dan selang air.
Cara kerjanya: Aquarium dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunaan busa. Kemudian dibilas dan ditiriskan Setelah dibersihkan aquarium diisi air hingga ketinggian 30 cm. Kemudian diendapkan selama 1 hari (24 jam).
Seleksi Induk
Induk Jantan
1. Ukuran relatif lebih besar dari induk betina
2. Dilihat dari atas perut pipih atau ramping
3. Bentuk kepala agak besar
4. Antara mulut ke sirip punggung berbentuk cembung
Induk Betina
1. Ukuran relatif lebih kecil dari induk jantan
2. Dilihat dari atas perut besar atau menonjol
3. Kepala lebih kecil
4. Antara mulut ke sirip punggung garis lurus
Pemijahan
Sebelum melakukan pemijahan ikan manfish, perlu dilakukan persiapan wadah dan seleksi induk yaitu sebagai berikut :
1. Siapkan akuarium yang berukuran P.80xL.40xT.40 cm, kemudian bersihkan akuarium sampai bersih
2. Isi akuarium dengan ketinggian air 30 cm dan diberi aerasi. Endapkan air selama 1 hari (24 jam).
3. Setelah itu masukan substrat berupa pralon ke dalam akuarium yang telah dipersiapkan sebelumnya
4. Seleksi induk
Induk yang siap pijah harus memenihi syarat sebagai berikut :pemijahan indukan manfish
Induk berumur 7 bulan
Selalu iring-iringan
Perut induk manfish betina membesar.
Genital betina terlihat menonjol.
Induk manfish akan dipijahkan di akuarium dengan perbandingan 1:1. Sepasang induk manfish dimasukan didalam akuarium dengan ukuran P.80xL.40xT.40 cm dengan tinggi air 30 cm dan di beri substrat berupa pralon. Kegunaan pralon adalah untuk menempelkan telur-telur manfish. Sepasang manfish yang akan bertelur akan berenang mengelilingi tempat pemijahan. Induk betina dan jantan saling bekerja sama untuk membersihkan permukaan pralon, setelah bersih jantan akan mendampingi betina berenang dan akhirnya betina menempelkan telur-telur secara beraturan di tempat penempel telur (pralon). Setelah betina sudah menaruh telurnya, induk jantan pun berenang ke atas ke bawah secara bergantian untuk menyemprotkan sperma ke telur yang telah induk betina keluarkan. Proses itu pun dilakukan berulang kali hingga telur terbuahi.
Pemeliharaan Larva
Setelah induk manfish bertelur segera pisahkan induk dengan telurnya karena jika tidak langsung dipisahkan induk manfish akan menelan lagi telur-telurnya. Pada akuarium pemeliharaan larva diberi Methylene Blue agar telur tidak terserang jamur dan diisi air 7-10 cm. Pemberian MB diberikan sampai benih berumur 14 hari.
Telur manfish akan menetas selama 2-3 hari. Setelah menetas larva tidak diberi makan karena di tubuh larva masih tersisa cadangan makanan. Larva maanvis akan berenang saat berumur 4-5 hari. Saat larva manfish sudah dapat berenang, berarti cadangan makanan pun sudah habis.
Larva manfish dapat di beri makan saat larva manfish mulai berenang. Pakan yang diberi merupakan pakan alami berupa artemia ataupun kutu air. Larva di beri pakan kultur artemia ataupun kutu air sampai larva berumur 3 minggu. Setelah larva berumur lebih dari 3 minggu larva sudah dapat diberi pakan cacing sutra.
Cara pembuatan kultur artemia adalah sebagai berikut:
Alat dan Bahan:
Ember
Selang aerasi
Garam
Bibit artemia
Cara Kerja:
Siapkan ember berisi air sebanyak 2 liter dan diberi aerasi.
Masukan garam kurang lebih 5 sendok makan.
Setelah garam larut masukan bibit artemia sebanyak 2 sendok/ember air.
Lalu Masukan Selang aerasi kedalam ember.
Bibit artemia akan menetas setelah 24 jam.
Pendederan
Pendederan manfish dilakukan saat berusia 3 minggu. Yang dilakukan pertama-tama adalah siapkan akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 25-30 cm terlebih dahulu untuk memindahkan benih manfish yang akan didederkan.
Kemudian akuarium diisi air yang sudah diendapkan 1 hari (24 jam). Pindahkan benih manfish ke akuarium lain yang sudah disiapkan sebelumnya, tetapi saat menaruh benih ikan manfish ke dalam akuarium harus disortir terlebih dahulu agar ukuran seragam. Pakan yang diberikan untuk benih maanvis adalah cacing sutra
Pembesaran
Pembesaran manfish dilakukan di akuarium yang berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketingian air 30-35 cm. Benih yang berumur 1 bulan dimasukkan dalam akuarium dengan kapasitas 250 ekor dan diberi aerasi sedang. Benih yang berumur 1 bulan diberi pakan cacing sutra.
Pergantian air pada saat pembesaran setiap 3 hari sekali secara rutin. Pembesaran tersebut dilakukan selama 2 minggu. Setelah 2 minggu, saat umur benih 1,5 bulan. Benih dipindahkan di akuarium yang berbeda. Akuarium tersebut berukuran P.100xL.50xT.40 cm dengan ketinggian air 30 cm.
Berikut adalah Sampling Benih ikan manfish:
Berikut adalah alat dan data sampling pada proses pembesaran manfish sejak umur 1 bulan hingga 3,5 bulan, terdiri dari timbangan digital dan mistar dan hasil sampling pertumbuhan benih manfish:
Manajemen Pemberian Pakan
Manfish diberi makan 2 kali sehari pada pagi dan sore hari. Pada pagi hari pakan diberikan sekitar pukul 08.00 dan sore hari pukul 16.00. Pakan yang di berikan adalah sebagai berikut:cacing sutra
1. Larva manfish yang berumur 10 hari diberi pakan artemia sebanyak 60 ml/akuarium.
2. Larva manfish yang berumur 2 minggu di beri pakan artemia sebanyak 120 ml/akuarium.
3. Larva manfish yang berumur 1 bulan pakan cacing sutra 6 gram.
4. Induk manfish manfish manfish diberi pakan cacing sutra 10 gram.
5. Pasangan induk manfish yang sedang memijah di beri pakan jentik nyamuk agar cepat matang kelamin.
Pengelolan Kualitas Air
Beberapa hal yang diperhatikan dalam pengelolaan kualitas air untuk keberlangsungan hidup maanvis adalah sebagai berikut :
1. Persiapan air yang sudah diendapkan selama 24 jam di aquarium.
2. Penyiponan kotoran ikan setiap pagi dan sore hari untuk menghindari amoniak yang berlebihan
3. Pergantian air setiap 3 hari sekali secara rutin.

Komentar
Posting Komentar