Makanan Sehat Untuk Lansia

Makanan Sehat Untuk Lansia - Pada lansia (lansia) ada perubahan sistem metabolisme tubuh sehingga juga mempengaruhi kebutuhan gizi tubuh. Seiring bertambahnya usia, jumlah kalori yang dibutuhkan tubuh menurun. Terkadang beberapa orang kehilangan nafsu makannya, masalah mengunyah makanan atau mencerna makanan.
Proses penuaan juga mempengaruhi kebutuhan nutrisi lainnya. Beberapa nutrisi perlu dikurangi dan beberapa perlu ditingkatkan untuk memuaskan nutrisi. Menurut penelitian, diet sehat dapat membantu mengurangi risiko osteoporosis, tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan beberapa jenis kanker.

Apa nutrisi yang dibutuhkan untuk orang tua?
B12 vitamin
Vitamin B12 sangat penting bagi tubuh untuk membantu membentuk sel darah merah dan DNA, sekaligus menjaga kesehatan fungsi saraf. Pada orang tua, vitamin B12 tidak bisa diserap tubuh melalui makanan sebaik saat masih muda. Mengkonsumsi makanan yang kaya akan vitamin B12 dapat membantu meningkatkan kebutuhan vitamin B12. Konsultasikan dengan dokter Anda jika Anda ingin mengonsumsi suplemen vitamin B12.

Asam folat
Asam folat diperlukan untuk membantu mengurangi risiko anemia pada orang tua. Mengkonsumsi buah dan sayuran bisa membantu meningkatkan kadar asam folat dalam tubuh.

Kalsium
Kalsium memiliki banyak fungsi atau fungsi dalam tubuh dan yang terpenting adalah membantu membangun dan memelihara tulang agar tetap kuat. Asupan kalsium kurang bisa meningkatkan risiko patah tulang. Makanan dengan kadar kalsium tinggi adalah susu rendah lemak, produk susu, kangkung, dan brokoli.

Vitamin D
Vitamin D memiliki fungsi untuk membantu tubuh menyerap kalsium, menjaga kepadatan tulang dan mencegah osteoporosis. Cara untuk memenuhi kebutuhan vitamin D adalah mengkonsumsi makanan yang mengandung vitamin D, seperti salmon dan telur. Menurut beberapa penelitian, kulit menjadi kurang efisien untuk menghasilkan vitamin D dari sinar matahari seiring bertambahnya usia. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum minum vitamin D.

Kalium
Mengkonsumsi cukup potasium dalam makanan Anda dapat membantu menjaga tulang tetap kuat. Kalium penting untuk menjaga fungsi seluler, membantu menurunkan tekanan darah dan mengurangi risiko batu ginjal. Cara untuk memenuhi kebutuhan potassium adalah dengan mengkonsumsi buah dan sayuran seperti pisang dan kentang. Konsultasikan dengan dokter Anda sebelum mengkonsumsi suplemen potassium.

Magnesium
Tubuh membutuhkan magnesium untuk membantu menjaga sistem kekebalan tubuh agar tetap sehat, menjaga kesehatan jantung dan menjaga tulang tetap kuat. Penyerapan magnesium dalam tubuh menurun seiring bertambahnya usia. Cara memenuhi kebutuhan magnesium adalah mengonsumsi makanan seperti kacang, biji, buah segar dan sayuran.

Serat
Serat dapat membantu memperbaiki pencernaan agar tetap sehat. Makanan yang mengandung kandungan serat tinggi seperti biji-bijian, kacang-kacangan, buah-buahan dan sayuran.

Omega 3
Omega-3 memiliki fungsi untuk mempertajam fungsi otak, mengurangi risiko Alzheimer, dan melindungi jantung. Makanan yang mengandung omega-3 dapat ditemukan pada salmon, tuna dan kedelai.

air
Air tidak terlihat seperti vitamin atau mineral esensial, namun penting bagi kesehatan. Konsumsi air secukupnya setiap hari. Tanda mengkonsumsi cukup air bisa dilihat dari warna urine kuning pucat. Kuning atau kuning muda warna urine mungkin merupakan tanda mengkonsumsi cairan yang kurang.

Mitos dan Fakta
Seringkali banyak informasi yang belum jelas, kebenarannya menyebar di masyarakat. Berikut adalah beberapa mitos yang sering berkembang di komunitas terkait nutrisi pada orang tua.

Mitos: Setelah usia 60 tahun, metabolisme tubuh akan menurun sehingga Anda memerlukan beberapa nutrisi tambahan.
Fakta: Seiring bertambahnya usia, orang tua membutuhkan kalori lebih sedikit dari sebelumnya. Pada usia lanjut tubuh juga menjadi kurang efisien dalam pembentukan atau penyerapan beberapa vitamin dan mineral.

Artikel Unik Lainnya : khitan pekanbaru

Mitos: Kelebihan berat badan atau obesitas pada orang tua adalah wajar.
Fakta: Kelebihan berat badan bisa menyebabkan masalah kesehatan pada lansia. Terlalu banyak kalori dalam tubuh akan berubah menjadi lemak. Kelebihan lemak akan meningkatkan risiko penyakit jantung dan diabetes tipe 2.

Mitos: Menunda waktu makan adalah hal yang wajar bagi orang tua.
Fakta: nafsu makan menurun merupakan keluhan umum pada lansia, sehingga menyebabkan keterlambatan makan. Menunda waktu makan bisa menyebabkan malnutrisi, menurunkan kadar gula di bawah normal. Menunda waktu makan bisa menambah keinginan mengonsumsi makanan ringan yang mengandung kalori tinggi.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berbagai cara Menernak Sapi Agar Gemuk dan Sehat ala syatun

Cara Budidaya Ikan Manfish

Cara Menernak Ikan Lele Syatun